Etika Bisnis

ETIKA BISNIS

1.    Etika

Etika (Yunani Kuno: “ethikos“, berarti “timbul dari kebiasaan”) adalah sebuah sesuatu dimana dan bagaimana cabang utama filsafat yang mempelajarinilai atau kualitas yang menjadi studi mengenai standar dan penilaian moral. Etika mencakup analisis dan penerapan konsep seperti benar,salah, baik, buruk, dan tanggung jawab.

2.    Etika Sehari-Hari dan Etika Dalam Berbisnis

Kesadaran manusia yang di lakukannya dan mempunyai nilai baik atau tidaknya. Pernahkah anda ketika tertarik dan menginginkan sesuatu atau melihat benda ornglain langsung mengambilnya begutu saja tanpa meminta izin dari oarang yang mempunyainya? tentu saja tidak kan, orang lain akan mengira anda klepto atau pencuri.

Etika bisnis merupakan cara untuk melakukan kegiatan bisnis, yang mencakup seluruh aspek yang berkaitan dengan individu, perusahaan dan juga masyarakat. Etika Bisnis dalam suatu perusahaan dapat membentuk nilai, norma dan perilaku karyawan serta pimpinan dalam membangun hubungan yang adil dan sehat dengan pelanggan/mitra kerja, pemegang saham, masyarakat.

Perusahaan meyakini prinsip bisnis yang baik adalah bisnis yang beretika, yakni bisnis dengan kinerja unggul dan berkesinambungan yang dijalankan dengan mentaati kaidah-kaidah etika sejalan dengan hukum dan peraturan yang berlaku.

Etika Bisnis dapat menjadi standar dan pedoman bagi seluruh karyawan termasuk manajemen dan menjadikannya sebagai pedoman untuk melaksanakan pekerjaan sehari-hari dengan dilandasi moral yang luhur, jujur, transparan dan sikap yang profesional.

Contoh sederhana :

Menjelang hari raya Idul Adha, banyak pedagang hewan kurban bermunculan, Praktek nakal para pedagang sapi dilakukan agar sapi terlihat lebih gemuk dan bobotnya lebih berat. Meski sebenarnya telah dilarang, mereka terlihat terang-terangan memberi minum sapi-sapi yang akan dijual. Praktek semacam ini bahkan cenderung kian marak, menyusul tingginya permintaan hewan ternak. Sapi-sapi dipaksa minum air yang dituang dari batang bambu, dengan maksud agar terlihat gemuk, dan bobotnya bertambah. Ironisnya air yang diminumkan merupakan air kotor yang berwarna kehijauan. Praktek nakal penggelonggongan sapi selain merugikan konsumen, juga tergolong penyiksaan terhadap ternak. Bahkan karena terus dipaksa minum air hingga berliter-liter, tak jarang malah membuat sapi lemas dan pingsan.

Berbisnis dilakukan memang untuk mencari laba tetapi kita juga harus ingat tentang etika berbisnis yang baik, bukan semata mata untuk mencari keuntungan saja, bagaimana kalau kita jadi konsumen atau hewan tersebut? Tentu merugikan.

3.    Etika Teleologi dan Etika Deontologi

  • Etika Teleologi

Teleologi berasal dari akar kata Yunani τέλος, telos, yang berarti akhir, tujuan, maksud, dan λόγος, logos, perkataan. Teleologi adalah ajaran yang menerangkan segala sesuatu dan segala kejadian menuju pada tujuan tertentu.

Contoh :

Seseorang belajar rajin, tujuan adalah untuk mendapat deasiswa kuliah ke Luar Negeri.

Telologi di golongkan menjadi 3 yaitu :

  1. Hedonisme

Hedonisme mengorientasikan “kesenangan” sebagai hal terbaik bagi manusia.

  1. Eudaimonisme

Paham teleologis ini menegaskan bahwa tujuan akhir hidup manusia adalah kebahagiaan (eudaimonia).

  1. Utilitarisme

Dalam utilitarisme, tujuan perbuatan-perbuatan moral adalah memaksimalkan kegunaan     atau kebahagiaan bagi sebanyak mungkin orang.

  • Etika Deontologi

Deontologi berasal dari kata Yunani deon, yang berarti sesuatu yang harus dilakukan atau kewajiban yang harus dilakukan sesuai dengan norma sosial yang berlaku. Istilah ini, digunakan kedalam suatu sistem etika.

Contoh :

Menghormati orang yang lebih tua, Tidak meludah sembarangan, Tidak berkata kotor, kasar, dan sombong.

Referensi :

http://id.wikipedia.org/wiki/Etika_bisnis

http://www.indosiar.com/fokus/pengglonggongan-sapi-marak_100150.html

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: